Uncategorized

Kisi-Kisi Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) dan Ujian Nasional (UN) tahun 2019

Selasa, 27 November 2018, Badan Standar Nasional Pendidikan(BSNP) merilis Kisi-Kisi Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) dan Ujian Nasional (UN) tahun 2019. Keputusan ini ditetapkan dalam Surat Keputusan BSNP Nomor Nomor 0296/SKEP/BSNP/XI/2018 untuk Kisi-Kisi UN dan Nomor 0297/SKEP/BSNP/XI/2018 untuk Kisi-Kisi USBN.

Fungsi Kisi-kisi tersebut adalah sebagai acuan pengembangan dan perakitan naskah soal ujian, baik soal USBN maupun soal UN. Kisi-kisi disusun berdasarkan kriteria pencapaian Standar Kompetensi Lulusan, Standar Isi, dan kurikulum yang berlaku.

Menurut Bambang Suryadi Ketua BSNP, kebijakan USBN dan UN tahun 2019 secara umum tidak jauh berbeda dengan dengan kebijakan USBN dan UN tahun 2018. Perbedaan ada pada jumlah peserta dan jadwal ujian.

“Bentuk soal USBN meliputi soal pilihan ganda sebanyak 90 persen dan soal esai sebanyak 10 persen. Masih ada soal dari Pusat sebanyak 20-25 persen untuk USBN, sedangkan untuk soal UN, 100 persen disiapkan oleh Pusat”, ucapnya seraya menambahkan penerapan soal yang berorientasi pada penalaran atau Higher Order Thinking Skills (HOTS)

Kisi-kisi  USBN danUN  dapat diunduh di laman:
Kisi-kisi-USBN-2019 Kur.2006 dan K13
Kisi-kisi-UN-2019

Dengan adanya kisi-kisi USBN dan UN ini, diharapkan para guru di masing-masing satuan pendidikan dapat melakukan perencanaan ketuntasan pembelajaran untuk persiapan ujian.

Terkait dengan pelaksanaan USBN dan UN, BSNP akan segera merilis POS USBN dan UN dalam waktu dekat ini, dengan mempertimbangkan masukan dari direktorat terkait. POS tersebut  merupakan ketentuan yang mengatur penyelenggaraan dan teknis pelaksanaan USBN dan UN

Kisi-kisi UJIAN NASIONAL


Advertisements
Uncategorized

Apakah di Homeschooling Gesit bisa mendapat ijazah?

Apakah di Homeschooling Wong Sing Gesit (WS Gesit) bisa mendapat ijazah?

Apakah di Home Schooling Wong Sing Gesit (WS Gesit) bisa mendapat ijazah dan melanjutkan ke perguruan tinggi? jawabnya bisa…!!!

Ijasah yang dapat diperoleh dari HOME SCHOOL adalah ijazah hasil Ujian Nasional Pendidikan Kesetaraan,

pkbm paket C tangsel

Ada 3 macam:
IJASAH KESETARAAN PAKET A, yang setara SD
IJASAH KESETARAAN PAKET B, yang setara SMP
IJASAH KESETARAAN PAKET C, yang setara SMU, JURUSAN IPA dan JURUSAN IPS
Apa Syarat utk ikutan ujian nasional.?
Syarat pertama adalah Warga Negara Indonesia (WNI), setiap warga negara Indonesia berhak untuk mendapat pendidikan yang layak dan setara.

Termasukdi dalamnya berhak untuk MENGIKUTI UJIAN NASIONAL. dan dapat di gunakan untuk melanjutkan ke perguruan tinggi, maupun untuk melamar pekerjaan.
Syarat kedua adalah sehat jasmani dan rohani
PENDAFTARAN KEJAR PAKET A, B DAN C
SYARAT-SYARAT PENDAFTARAN

Usia Peserta tidak dibatasi ( BEBAS USIA ).

KEJAR PAKET A (SD)
Mengisi Formulir Pendaftaran di tempat pendaftaran atau (isi di sini online 083813960556 )
3 lembar fotocopy Akte Kelahiran.
Foto Ukuran 3×4 (10 buah). Foto berwarna dengan background merah dan mengenakan kemeja putih (bukan kaos). Foto akan digunakan untuk ijazah. Tulis nama di belakang foto.
Sudah dapat membaca dan menulis dan berhitung (CALISTUNG).
Peserta boleh dari seluruh Indonesia atau luar negeri.
KEJAR PAKET B (SMP)
Mengisi Formulir Pendaftaran di tempat pendaftaran atau (isi di sini online)
3 lembar fotocopy ijazah SD (Legalisir).
Foto Ukuran 3×4 (10 buah). Foto berwarna dengan background merah dan mengenakan kemeja putih (bukan kaos). Foto akan digunakan untuk ijazah. Tulis nama di belakang foto.
Peserta boleh dari seluruh Indonesia atau luar negeri.
KEJAR PAKET C (SMA IPA & SMA IPS)
Mengisi Formulir Pendaftaran di tempat pendaftaran atau (isi di sini online)
3 lembar fotocopy ijazah SMP (Legalisir).
Foto Ukuran 3×4 (10 buah). Foto berwarna dengan background merah dan mengenakan kemeja putih (bukan kaos). Foto akan digunakan untuk ijazah. Tulis nama di belakang foto.
Peserta boleh dari seluruh Indonesia atau luar negeri.

pkbm-wongsing-gesit-tangsel banten

WAKTU DAN TEMPAT PENDAFTARAN

Waktu:

Pendaftaran dibuka setiap hari.

Jam buka pendaftaran 08.00 s/d 16.00.

Tempat pendaftaran di:

LAMBANG WONG GESIT 3 P

Homescholing WS-Gesit
Kota Tangerang Selatan,
Banten 15411, Indonesia

Phone/HP/ Whatsup: 083813960556

http://wongsinggesit.blogspot.co.id/

Uncategorized

PKBM Gesit Tangsel Ice Skating in BX Rink Bintaro Exchange tangsel

 

pkbm wong sing Gesit student  Ice Skating di BX Rink Bintaro Exchange tangsel

Indonesia’s biggest (1,320 m2) and finest ice skating rink, offers an unparalleled on ice Xperience. Located on UG level in Bintaro Xchange Mall, BX Rink hosts spectaculer ice shows, events, and international tournaments in ice hockey, figure skating, and short track speed skating. Gain confidence on the ice with skating aids available for kids, and introductory lessons offered for beginners. Enjoy Xhilarating tunes and flashing disco lights with our newest and sophisticated sound and lighting system. Don’t miss this Xhilarating activites and Xplore

on ice

 

 

 

 

 

.

Uncategorized

Uji coba buku paket C IPA kelas XII, pelajaran fisika

PBM Wong Sing GESIT mendapat kunjungan dari balai pengembangan PAUD & Dikmas propinsi Banten , dengan kegiatan uji coba buku paket C IPA kelas XII, pelajaran fisika, materi tentang kelistrikan oleh ibu Dra. Salbiah, M.Pd

 Dra. Salbiah, M.Pd

Secara khusus tujuan penyusunan Modul “ Mengenal Medan Listrik” ini adalah peserta didik mampu:1.    Menjelaskan Muatan Listrik dalam kehidupan sehari-hari2.    Menjelaskan Kapasitator dengan kehidupan sehari-hari

Materi kelistrikan dibawakan oleh tutor PKBM Wong sing gesit kak Diki Nurmawan

HAri Pertama Materi kelistrikan dibawakan oleh tutor PKBM Wong sing gesit kak Diki Nurmawan

Hari Ke-2 Materi kelistrikan dibawakan oleh tutor PKBM Wong sing gesit kak Diki Nurmawan

MENGENAL MEDAN LISTRIK dan MUATAN LISTRIK

Modul ini memiliki dua
fungsi, yaitu sebagai petunjuk penggunaan modul peserta didik dan sebagai acuan
kegiatan pembelajaran di kelas. Mengingat pentingnya modul ini, di sarankan
untuk memperhatikn hal-hal sebagai berikut:
1.    Bacalah halaman demi halaman dengan
teliti;
2.    Pahami setiap Kompetensi Dasar dan
kegiatan pembelajaran yang dikaitkan dengan materi;
3.    Upaya untuk mencakup Kompetensi Inti
(KI) dalam setiap pembelajaran. Pendidik diharapkan melakukan penguatan untuk
pembentukan sikap, pengetahuan, dan perilaku positif;
4.    Dukungan ketercapaian Kompetensi Inti
(KI) dalam setiap pembelajaran, keteladanan, dan budaya sekolah;
5.    Cocokkanlah setiap kegiatan peserta
didik yang berhubungan modul peserta didik;
6.    Mulailah setiap kegiatan pembelajaran
dengan memberikan pengantar sesuai dengan materi pembelajaran. Lebih baik lagi
jika dilengkapi dengan kegiatan pembuka yang menyenangkan dan membangkitkan
rasa ingin tahu peserta didik;
7.    Kembangkan ide-ide kreatif dalam
memilih metode pembelajaran dengan menemukan kegiatan alternative apabila
kondisi yang terjadi kurang sesuai dengan perencanaan;
8.    Pilihlah beragam metode pembelajaran
yang akan dikembangkan;
9.    Kembangkan keterampilan membuka dan
menutup pembelajaran, mengelola kelas, serta menciptakan suasana Pembelajaran
Aktif, Inovatif, Kreatif, Efektif, dan menyenangkan (PAIKEM);
10.        
Gunakanlah
media atau sumber belajar alternative yang tersedia dilingkungan sekolah.
Tujuan Pembelajaran Modul
Secara umum tujuan
kurikulum mencakup empat dimensi kompetensi, yaitu sikap spiritual, sikap
social, pengetahuan dan keterampilan, yang dicapai melalui proses pembelajaran
intrakurikuler, kokurikuler, dan/atau ektrakurikuler. Mata pelajaran Fisika di
Program Paket C bertujuan agar peserta didik memiliki kemampuan sebagai
berikut:
1.    Membentuk sikap positif terhadap
fisika dengan menyadari keraturan dan keindahan alam serta mengagumkan
kebesaran Tuhan Yang Maha Esa;
2.    Mengembangkan sikap ilmiah yaitu
mengembangkan rasa ingin tahu, jujur, optimisme, bertanggung jawab, obyektif,
terbuka, ulet, kristis, dan dapat bekerjasama dengan orang lain;
3.    Mengembangkan pengalaman melalui
percobaan agar dapat merumuskan masalah mengajukan dan menguji hipotensis,
merancang dan merakit instrument, mengumpulkan, mengolah dan menafsirkan data,
serta mengkomunikasikan hasil dengan berbagai cara baik, lisan maupun tertulis.
4.    Mengembangkan kemampuan penalaran
induktif dan deduktif dengan menggunakan konsep dan prinsip untuk
mendeskripsikan berbagai peristiwa alam dan menyelesaikan masalah baik secara
kualitatif Maupun kuanlitatif, dan,
5.    Menguasai konsep dan prinsip fisika
serta mempunyai keterampilan mengembangkan pengetahuan, dan sikap percaya diri
sebagai bekal untuk melanjutkan pendidikan pada jenjang yang lebih tinggi serta
mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Uncategorized

Lambat laun pun Guru akan punah

Guru-dengan-murid-republika.co_.id_-e1477386368608
Pesatnya perkembangan teknologi informasi terus menghadirkan tantangan sekaligus ancaman bagi kelangsungan pendidikan anak-anak di negeri ini. Persoalan semakin pelik manakala sistem pendidikan yang berlaku di Indonesia belum sepenuhnya membuka seluas-luasnya ruang kreativitas anak dalam menjawab tantangan tersebut.

Yang terjadi, anak-anak justru terbelenggu oleh sistem pendidikan yang lebih mengedepankan prestasi, tapi sebetulnya masih mengabaikan kreativitas dan kemampuan inovatif anak. Hal ini terungkap dalam Workshop Gerakan Sekolah Menyenangkan, Implementasi Gerakan Sekolah Menyenangkan Menuju Sekolah yang Kreatif dan Inovatif di aula SD Labschool Universitas Negeri Semarang, Kamis(4/1).

Founder Gerakan Sekolah Menyenangkan, Muhammad Nur Rizal MEng PhD, mengungkapkan, saat ini anak- anak hidup di zaman multistimulan, era otomasi, bahkan era artificial intelligent. Situasi ini mendatangkan konsekuensi yang sangat luar biasa bagi para generasi penerus bangsa ini. “Karena anak-anak sekarang dalam dimensi perubahan yang hampir terjadi di segala bidang maupun sendi kehidupan,” katanya.

Menurut Rizal, saat ini sudah banyak aplikasi yang menggantikan peran guru di ruang kelas. Sebut saja Pinterest, Youtube, dan seterusnya. Hal ini bisa terjadi karena internet sudah merambah ke mana-mana.

Pada saatnya, lama-lama guru pun bisa punah karena posisinya tergantikan oleh guru virtual.

“Bapak-ibu masih tidak percaya? Dulu ada ojek sekarang ada Gojek. Sekarang orang kalau disuruh milih, kira-kira ojek apa Gojek?” tanya Rizal.

Di sisi lain, masih kata Rizal, sistem pendidikan kita masih memandang pendidikan harus diseragamkan. “Potret pendidikan kita ukurannya masih hafalan ketimbang mengeksplorasi potensi siswa. Sehingga, pada akhirnya jamak profesi yang sama sekali tidak nyambung dengan ijazah pendidikan. Indeks korupsi yang tinggi juga tidak lepas dari sistem pendidikan yang ada. Lantas, sistem sekolah harus bagaimana?”

Rizal pun memaparkan, sekolah tidak butuh sekolah yang mirip pabrik dan banyak membebani siswa dengan mata pelajaran. “Yang dibutuhkan adalah guru yang mampu mengonversi informasi menjadi added value nilai atau sesuatu yang bermanfaat,” lanjutnya.

Gerakan Sekolah Menyenangkan, kata Rizal, menawarkan pengembangan profesionalitas guru berbasis kreatifitas dan inovasi dalam pendidikan. Selain itu, gerakan ini juga menawarkan pengelolaan sekolah yang efektif.

Guru harus dapat mendidik siswanya memiliki keterampilan berpikir, bukan memikirkan materi. Sehingga orientasi belajar tidak hanya untuk meraih nilai akademik hanya karena kemampuan menghafal dan mengingat yang tinggi. Namun harus mampu merubah dan mengembangkan siswa menjadi pribadi yang cerdas, beretos kerja tinggi, bermoral, dan peduli terhadap lingkungan sosial di sekitarnya.

“Gerakan Sekolah menyenangkan dirancang dengan pendekatan akar rumput, yakni kolaboratif, kolegial dari guru ke guru, pelibatan masyarakat hingga evidence-based atau menggunakan fakta sebagai umpan balik terhadap keberlanjutan proses pengembangan,” katanya.

Sementara itu, Kepala SD Labschool Universitas Negeri Semarang, M Mukhlas SPd mengatakan, banyak hal yang bisa digali dalam rangka mewujudkan sekolah yang inovatif dan menyenangkan bagi para siswa.

Oleh karena itu, workshop Gerakan Sekolah Menyenangkan ini menghadirkan para pemangku pendidikan mulai pengawas sekolah, kepala sekolah SD, serta orang tua siswa di wilayah Kecamatan Gajahmungkur, Kota Semarang. “Kebetulan, ada guru dan kepala sekolah SD swasta serta sembilan kepala sekolah serta guru SD negeri yang ada di wilayah Kecamatan gajahmungkur ini,” ujarnya.

Sumber: http://www.republika.co.id

Uncategorized

500 siswa PKBMdi Kota Tangerang Selatan (Tangsel) ikrar anti narkoba

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangerang Selatan Mengadakan acara sosialisasi bahaya narkoba bagi peserta didik paket B dan paket C di Graha Widya Bhakti, Puspiptek, Sabtu pagi (15/9/2018).

Lebih dari 500 siswa dari Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) yang berada di Kota Tangerang Selatan (Tangsel), mengumandangkan ikrar anti narkoba pada acara tersebut.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Tangsel, Taryono mengatakan deklarasi anti narkoba tersebut dalam rangka membentuk anak cerdas, berprestasi, berkarakter, anti narkoba dan anti radikalisme. dan  berkomitmen  membangun generasi cerdas berkarakter. Bukan hanya bagi siswa, namun untuk ditularkan kepada orang disekelilingnya,

Sosialisasi ini sebelumnya telah dilakukan ke sekolah-sekolah formal. Namun masuknya narkoba diketahui dari berbagai pintu, termasuk sekolah non formal yang menjadi bagian dari Dindikbud. Oleh sebab itu, pihaknya menggandeng BNN Kota Tangsel dalam acara besar tersebut.

Siswa PKBM Wong Sing Gesit  Tengku Mamondol dan Adam  Maulana Say No Narkoba tanda tangan deklarasi 

“Bersama BNNK saya berharap agar pendidikan di Tangsel berjalan dengan kondusif, untuk menciptakan generasi penerus yang ceras berkarakter, tentunya anti narkoba,” .

Dalam sambutannya, Hanafi selaku Ketua Panitia mengatakan, momen ini sangat penting karena sebagai bekal untuk generasi di masa yang akan datang dan para peserta menerima arahan dari para narasumber sebagai pembelajaran untuk PKBM di Tangsel.

Siswa PKBM Wong Sing Gesit Say No Narkoba

“Ikrar yang harus dilakukan juga sebagai pembelajaran terbaru bagi kita semuanya. Karena masa depan bangsa tergantung dari generasi,” ungkapnya.

Sementara Sony Gunawan, Kasi Pencegahan Rehabilitasi dan Pemberdayaan Masyarakat BNNK menambahkan, potensi penyalahgunaam bisa kapan saja dimana saja dan kapan saja. Dan kami akan memberikan pemaparan seberapa penting bahaya narkoba dan antisipasinya.

Dan BNNK  juga mengajak para siswa ikut serta dalam program Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) sejak usia dini.

Jangan pernah mencoba, karena level mencoba yang dapat merubah karakter termasuk sifat dan perilaku seorang anak yang dapat menghancurkan generasi penerus,” tegas Sony
.

Uncategorized

SISWA HOMESCHOOLING GESIT CYBER SCHOOL DARI MANCA NEGARA

 


Welcome to  HomeSchooling  Gesit Cyberschool my student  come from polandia

Gesit Cyber-School adalah Institusi Pendidikan Non Formal berbasis Multimedia Digital Learning dan  dengan sistem Distance Learning(pendidikan jarak jauh)  dan E-Learning (digital)  untuk menjangkau siswa usia sekolah maupun putus sekolah tanpa di batasi jarak, ruang dan waktu, saat ini  siswa  Gesit Cyber-School sudah tersebar di berbagai daerah di Indonesia dan  berbagai kota di beberapa negara seperti Malaysia, Vietnam, Hongkong, Korea, Belanda, Prancis dan Polandia

 

  • Proses pendidikan yang terorganisasi  yang menjembatani keterpisahan antara siswa dengan pendidik dan dimediasi oleh pemanfaatan teknologi, dan pertemuan tatap muka yang minimal
  • Pendidikan jarak jauh ditawarkan lintas ruang dan waktu sehingga siswa memperoleh  fleksibilitas belajar dalam waktu dan tempat yang berbeda, serta menggunakan beragam sumber belajar.

siswa homeschooling gesit cyberschool indonesia  di terima kuliah di Belanda


Pendaftaran:

Menara 165 Lantai 4
Jl. TB Simatupang Kav. 1 Cilandak,
Jakarta Selatan – Indonesia
Post Code 12560.

Telpon No : +62 21 50812001
Fax No : +62 21 50812003
email : pkbmgesit@gmail.com
website: www.gesit.sch.id

HP/ SMS/WA: 083813960556